Rangkuman PJOK Kelas 5 SD BAB 1 Eksplorasi Gerak

Dipublikasikan · Oleh AeternaIlmu

Rangkuman PJOK Kelas 5 SD BAB 1 Eksplorasi Gerak

Rangkuman PJOK Kelas 5 SD BAB 1 Eksplorasi Gerak

Rangkuman PJOK Kelas 5 SD BAB 1 Eksplorasi Gerak membahas berbagai keterampilan gerak dasar, strategi gerak, aktivitas permainan, aktivitas air, serta modifikasi gerak dalam situasi yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan.

Pada materi ini, siswa belajar menyesuaikan dan menerapkan keterampilan gerak fundamental seperti berjalan, berlari, melompat, meloncat, melempar, menangkap, menendang, dan menghentikan bola. Siswa juga belajar menerapkan strategi gerak dalam permainan serta melakukan aktivitas air dengan memperhatikan keselamatan.

Informasi Materi
Jenjang: Sekolah Dasar (SD)
Kelas: 5
Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Materi: BAB 1 Eksplorasi Gerak

Kata Kunci: Eksplorasi gerak, Keterampilan gerak, Strategi gerak, Aktivitas air, Modifikasi gerak

1. Eksplorasi Gerakan Jalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat

Gerakan jalan, berlari, melompat, dan meloncat merupakan keterampilan gerak dasar lokomotor. Dalam eksplorasi gerak, berbagai gerakan tersebut dapat dikembangkan melalui aktivitas dengan rintangan untuk meningkatkan keseimbangan, kelincahan, dan kontrol tubuh.

a. Jalan Lompat Ceria

Jalan Lompat Ceria dilakukan dengan berjalan sambil membawa bola kecil mengikuti jalur zigzag dan melompati gawang yang aman. Dalam aktivitas ini peserta didik tidak boleh berlari. Kegiatan ini melatih kemampuan menyesuaikan kekuatan lompatan serta menjaga keseimbangan tubuh.

b. Lari Kompas

Lari Kompas dilakukan dengan berlari cepat dan mengubah arah secara tiba-tiba sesuai instruksi verbal, seperti utara, selatan, timur, dan barat. Aktivitas ini melatih gerakan pivot serta koordinasi mata, kaki, dan tangan.

c. Selip Rintangan

Selip Rintangan dilakukan dengan berlari zigzag sambil menghindari rintangan hidup yang bergerak aktif ke kanan dan kiri. Aktivitas ini melatih kemampuan mengatur kecepatan lari dan momentum tubuh.

d. Lari Loncat Rintangan dan Zona Petualangan

Aktivitas ini menggabungkan lari zigzag, lompat garis, loncat lingkaran, dan loncat matras. Peserta didik dilatih melakukan pendaratan yang aman dengan lutut ditekuk atau mengeper serta mengatur penggunaan energi selama melakukan gerakan.

Contoh: Melakukan gerakan memutar tubuh dengan cepat atau pivot saat berlari dalam permainan Lari Kompas agar tidak kehilangan keseimbangan.

2. Eksplorasi Gerakan Melempar dan Menangkap Bola

Gerakan melempar dan menangkap merupakan keterampilan manipulatif yang membutuhkan koordinasi mata dan tangan. Variasi jarak, ukuran bola, dan rintangan dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi serta kemampuan mengontrol objek.

a. Lempar Tangkap Bola Besar

Lempar tangkap bola besar dilakukan secara berpasangan menggunakan bola basket. Jarak antara pemain dapat diubah secara bertahap. Untuk lemparan jarak jauh, rotasi tubuh dapat dimanfaatkan untuk menambah tenaga lemparan.

b. Lempar Tangkap Bola Kecil

Bola tenis dapat digunakan untuk melatih kemampuan melempar dengan jentikan pergelangan tangan dan jari-jari. Saat menangkap, perhatian harus diarahkan pada lintasan bola agar gerakan tangan dapat menyesuaikan datangnya bola.

c. Lempar Tangkap dengan Rintangan

Dalam aktivitas ini, bola dioper melewati rintangan hidup yang berusaha merebut bola. Pemain perlu mengambil keputusan dengan cepat, misalnya memilih untuk melambungkan bola atau mengoper ke arah samping.

d. Bola Tangan Modifikasi

Bola Tangan Modifikasi merupakan permainan tim dengan tujuan mencetak gol ke area persegi berukuran 1 meter. Bola dapat dioper menggunakan lemparan tangan dan digiring dengan cara memantulkannya ke tanah.

Contoh: Membuka kedua telapak tangan lebar-lebar membentuk mangkuk ketika bersiap menangkap bola basket yang datang dari jarak jauh.

3. Eksplorasi Gerakan Menendang dan Menghentikan Bola

Gerakan menendang dan menghentikan bola merupakan keterampilan manipulatif menggunakan kaki. Keterampilan ini dapat dilakukan secara berpasangan, berkelompok, maupun dalam permainan sepak bola mini.

a. Menendang Bola

Kaki bagian dalam dapat digunakan untuk menghasilkan operan pendek yang akurat. Sementara itu, punggung kaki dapat digunakan untuk menghasilkan tendangan yang lebih keras. Saat menendang, kaki tumpu ditempatkan di samping bola.

b. Menghentikan Bola

Bola yang datang dapat dikontrol menggunakan kaki bagian dalam atau telapak kaki. Gerakan sedikit menarik kaki ke belakang dapat membantu meredam benturan bola sehingga bola tidak memantul jauh dari penguasaan.

c. Sepak Bola Mini

Sepak bola mini dilakukan di lapangan berukuran lebih kecil dengan aturan yang dapat dimodifikasi. Contohnya, pemain hanya boleh menggunakan kaki nondominan atau jumlah sentuhan bola dibatasi maksimal dua kali.

Contoh: Menghentikan bola yang bergulir menggunakan telapak kaki atau sol sepatu agar bola langsung berada dalam penguasaan tubuh.

4. Eksplorasi Gerakan pada Aktivitas Air

Aktivitas air membutuhkan penyesuaian gerak karena tubuh bergerak di dalam air. Gerakan di dalam air dapat digunakan untuk melatih keseimbangan, kekuatan, kontrol tubuh, dan keselamatan diri.

a. Prosedur Sebelum dan Sesudah Aktivitas Air

  • Melakukan pemanasan sebelum melakukan aktivitas air.
  • Membasahi tubuh sebelum masuk ke kolam.
  • Melakukan mandi bilas untuk membersihkan tubuh setelah berenang.
  • Minum air putih untuk menjaga hidrasi.
  • Menghindari makan secara berlebihan sebelum masuk kolam.

b. Estafet Bola Plastik

Estafet bola plastik dilakukan dengan mengoper bola yang mengapung di air. Gerakan dilakukan secara lambat dan terkontrol agar bola tidak mudah terlepas akibat riak air.

c. Estafet Dorong Pelampung

Peserta didik dapat meluncur atau berjalan di dalam air sambil mendorong papan pelampung. Posisi tangan dijaga tetap stabil agar pelampung dapat bergerak lurus.

d. Tangkap Bola di Air

Bola yang basah dapat menjadi lebih licin sehingga membutuhkan cengkeraman yang kuat. Saat menangkap bola di air, keseimbangan tubuh juga perlu dijaga dengan menekuk lutut di dasar kolam.

Contoh: Melakukan gerakan kaki mengepak atau kicking secara konsisten untuk membantu mendorong tubuh meluncur lurus saat memegang papan pelampung.

5. Penerapan Strategi Gerak dalam Permainan Sodor Bola

Permainan Sodor Bola mengintegrasikan berbagai keterampilan gerak dasar ke dalam permainan kompetitif. Permainan ini menggabungkan konsep bola tangan dan gobak sodor sehingga membutuhkan keterampilan gerak, kerja sama, komunikasi, dan strategi.

a. Peran Penyerang

Pemain penyerang mengoper bola tangan secara cepat antarteman untuk melewati garis pertahanan horizontal tanpa terkena sentuhan dari tim bertahan.

b. Peran Bertahan

Pemain bertahan bertugas menjaga garis sodor dengan bergerak ke kiri dan kanan untuk menghalangi laju penyerang. Permainan tetap dilakukan dengan menghindari kontak fisik yang berlebihan.

c. Transisi Permainan

Pemain perlu mengubah taktik dengan cepat dari bertahan menjadi menyerang ketika bola berhasil direbut atau tembakan ke gawang gagal dilakukan.

Contoh: Pemain penyerang melakukan operan tipuan atau fake pass ke arah kiri sebelum melempar bola ke kanan untuk mengelabui penjaga garis sodor.

Rumus dan Fakta Penting

Prinsip Mendarat Aman:
Pendaratan = Kontak Dua Kaki Sejajar + Lutut Ditekuk (Mengeper) + Tangan Menjaga Keseimbangan

Prinsip tersebut digunakan untuk membantu menjaga keselamatan saat mendarat setelah melewati rintangan.

Durasi Permainan Bola Tangan Modifikasi:
Waktu Bermain = 2 × 10 Menit

Istilah Penting

  • Pivot: Gerakan memutar tubuh dengan bertumpu pada salah satu kaki sebagai poros untuk mengubah arah secara cepat tanpa kehilangan keseimbangan.
  • Lokomotor: Gerakan tubuh yang menyebabkan perpindahan tempat dari satu titik ke titik lain, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
  • Manipulatif: Keterampilan gerak yang melibatkan penguasaan terhadap suatu objek atau benda, seperti melempar, menangkap, menendang, dan menghentikan bola.
  • Kaki Nondominan: Kaki yang tidak biasa digunakan untuk melakukan gerakan utama dan memerlukan latihan ekstra untuk dikuasai.
  • Mengeper: Gerakan menekuk lutut sedikit saat mendarat setelah melompat atau meloncat untuk meredam benturan dan menjaga keselamatan sendi kaki.

Miskonsepsi yang Sering Terjadi

Keliru: Melompat dan meloncat adalah gerakan yang sama.

Benar: Melompat adalah gerakan menolak dengan satu kaki dan mendarat dengan satu atau dua kaki. Sedangkan meloncat adalah gerakan menolak dengan dua kaki dan mendarat dengan dua kaki secara bersamaan.

Keliru: Melempar bola sejauh mungkin hanya mengandalkan kekuatan otot lengan.

Benar: Lemparan yang jauh dan kuat sangat dipengaruhi oleh koordinasi seluruh tubuh, termasuk ayunan lengan, liukan atau rotasi tubuh, dan dorongan kaki tumpu.

Kesimpulan / Poin Penting

  • Eksplorasi gerak membantu siswa kelas 5 SD memahami cara tubuh bergerak secara efektif melalui penyesuaian dan modifikasi keterampilan gerak dasar.
  • Penerapan strategi gerak yang tepat, seperti mengatur tempo kecepatan dan memanfaatkan ruang kosong, sangat menentukan keberhasilan dalam permainan kelompok.
  • Aktivitas air memerlukan penyesuaian teknik gerak yang berbeda dari aktivitas di darat karena adanya hambatan air.
  • Aktivitas air juga membutuhkan kontrol keseimbangan dan cengkeraman objek yang lebih kuat.
  • Kerja sama tim, komunikasi yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan modifikasi merupakan bagian penting dalam membangun karakter fair play.

Contoh Soal Latihan

  1. Apa perbedaan mendasar antara gerakan melompat dan meloncat?
  2. Mengapa kita harus menekuk lutut sedikit atau mengeper saat mendarat setelah melewati gawang rintangan?
  3. Bagaimana strategi yang tepat saat berlari melewati lintasan zigzag yang tajam agar tidak terjatuh?
  4. Teknik tendangan kaki bagian mana yang paling baik digunakan untuk memberikan operan akurat jarak dekat kepada teman?
  5. Bagaimana cara menghentikan bola yang datang agar tidak memantul jauh dari penguasaan kita?
  6. Sebutkan dua hal penting yang harus dilakukan sebelum melakukan aktivitas berenang di kolam renang!
  7. Mengapa menangkap bola di dalam air lebih menantang dibandingkan menangkap bola di darat?
  8. Apa fungsi gerakan pivot dalam permainan Lari Kompas?
  9. Bagaimana cara tim penyerang mencetak poin dalam permainan Sodor Bola?
  10. Mengapa kita tidak boleh makan secara berlebihan sesaat sebelum berenang?

Refleksi Diri

Sudah Bisa / Masih Perlu Belajar

☐ Apakah saya sudah dapat membedakan dan mempraktikkan gerakan melompat dan meloncat dengan teknik pendaratan yang aman?

☐ Bagaimana saya menyesuaikan kekuatan lemparan atau tendangan saya ketika jarak sasaran berubah menjadi lebih jauh?

☐ Apakah saya sudah bisa bekerja sama dengan teman dan menerapkan strategi yang disepakati saat bermain permainan kelompok seperti Sodor Bola?

☐ Bagaimana perasaan saya saat melakukan aktivitas gerak di air, dan apakah saya sudah mengutamakan keselamatan diri selama di kolam?

Pusat Unduhan Materi

Silakan pilih salah satu server berikut untuk mengunduh materi pembelajaran PJOK Kelas 5 SD BAB 1 Eksplorasi Gerak.

Google Drive

Rekomendasi

Mega.nz

Alternatif

MediaFire

Alternatif

Label materi ini:
☰ Lihat pusat seri materi